Program Internship Intensif Bersama MAIS - Kegiatan Studi Banding

Posted on 13.27

Jadwal training di MAIS cukup padat. Kami dipasangkan dengan buddy kami masing-masing. Kami ikut beberapa pertemuan departemen maupun contact time mereka. Kami pun diberi kesempatan untuk melakukan class immersion, berkunjung ke beberapa kelas tertentu, tempat buddy kami mengajar. Menarik melihat metoda mereka mengajar. Beberapa metoda tidak jauh beda, sebetulnya. Kami tinggal improve saja. Tapi yang asyik, tentunya karena setiap kelas sudah diperlengkapi dengan proyektor dan layar. Guru-guru merancang materi pembelajaran di komputer mereka, sambungkan dengan kabel, dan proyeksikan ke layar. Wah... aku mesti belajar lagi nih, untuk membuat materi pendukung pembelajaran, dan membuatnya dengan cepat!!!
Selain class immersion di MAIS, kami pun punya dua kali kesempatan untuk melawat ke sekolah lain dalam rangka studi banding. Menarik! Tentunya bisa belajar banyak dari mereka. Mengambil yang baiknya, dan... mengambil yang baiknya, untuk diaplikasikan di sekolah kita. Bisa? Mesti bisa!
Hari Rabu, 1 Juni 2011, kami berkunjung ke Anderson Primary School, salah satu sekolah terkemuka di Singapura. Umurnya baru dua belas tahun, tapi perkembangannya luar biasa. Tidak hanya fasilitas, tapi juga sistem yang rapi dan terstruktur serta dijalankan secara konsisten oleh seluruh civitas academica-nya. 
Berjalan sepanjang koridor, terdapat beberapa unit komputer yang bisa digunakan oleh siswa untuk mengakses berbagai informasi. Itu adalah koridor cyber -selain ada juga ruang komputer khusus, plus computer lab tentunya. Ada pula museum mini sepanjang koridor lainnya, dengan lemari-lemari kaca kecil yang memajang berbagai benda seni maupun apa yang menjadi ciri khas dari berbagai negara. Di sepanjang dinding terdapat gambar yang 'bercerita'. Dan di ujung koridor itu, ada beberapa buah headset yang bisa kita gunakan untuk mendengar komentar beberapa anak tentang sekolah itu. Wah... menarik sekali, walaupun belum interaktif dua arah.
pic: courtesy of schoolbag.sg
Seni mendapat porsi yang cukup besar di Anderson Primary. Berbagai benda seni dipamerkan di sana -termasuk angklung dari Indonesia. Bahkan alat musik tradisional China, guzheng, mempunyai klub tersendiri yang cukup banyak peminatnya. Selain seni musik, seni rupa pun mendapat tempat cukup besar. Pada saat teman-teman lain menunggu sesi penjelasan dari pihak Anderson Primary, aku dan pak Irwan, sesama guru seni, dibawa berkeliling melihat fasilitas ruang seni di sana. Wuaaah... bikin iri saja. Mereka punya dua ruang yang cukup besar untuk beraktivitas seni, dua ruang pamer kecil, dua ruang supply storage, selain tambahan fasilitas lain berupa panggung kecil untuk presentasi karya anak-anak dan saling meng-apresiasi, beberapa meja putar untuk membuat keramik, plus satu tungku untuk membakar keramik!!! Asyik banget...! Di kesempatan libur sekolah, guru-guru punya program khusus untuk beraktivitas seni, mengasah kelembutan jiwa, untuk bersiap lagi menghadapi sesi mengajar di term/semester berikutnya. Serrruuu...! (Tapi ini dari sudut pandang seorang guru kesenian ya. Subjektif sekali. ;))
gambar karya seni siswa Fu Chun secondary
Satu kunjungan lagi dijadwalkan di hari berikutnya. Kali ini mengunjungi sekolah lanjutan Fu Chun. Sekolah ini memfasilitasi beragam kebutuhan anak dengan ketersediaan program-program dan unit khususnya. Dengan pertimbangan bahwa semua anak adalah unik dan memiliki bakat serta minatnya masing-masing, unit kegiatan siswanya sangat beragam, mulai dari Sport hingga tari tradisional. Selain itu, siswa yang berminat pun difasilitasi untuk memilih mata ujian sesuai minatnya. Salah satunya adalah untuk subjek Seni. Karya para peserta ujian Seni yang rata-rata berstandar baik (sekali), dipajang di dinding sekolah. Eksklusif. Yang melihat, senang... yang membuat, pasti bangga. (Lagi-lagi, dari pandangan seorang guru seni.)

0 Response to "Program Internship Intensif Bersama MAIS - Kegiatan Studi Banding"