Tampilkan postingan dengan label giveaway. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label giveaway. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 November 2013

Friendship Bracelet

Beberapa waktu lalu, aku kembali diminta mengisi sesi keputrian oleh anak-anak Secondary. Sesi keterampilan lagi, dan aku menyanggupi. Requestnya, mereka minta diajarkan cara membuat gelang. Hmm... gelang seperti apa ya yang cukup sederhana untuk dibuat dalam waktu kurang dari satu jam, tidak perlu banyak bahan untuk membuatnya (berarti bukan sekedar meronce manik-manik yaa), tapi cukup menarik untuk mereka. 
Browsing-lah sedikit, dan kutemukan banyak sumber di dunia maya tentang friendship bracelet ini. Siap-siap deh untuk mengajarkan pembuatan gelang ini. Aku sendiri mencoba membuatnya beberapa kali. Tidak susah, sebetulnya, karena prinsipnya adalah pengulangan simpul mati berkali-kali. Yang akrab dengan tali temali, tentu tak akan menemui kesulitan. 
Ketika sesi keputrian tiba, mengajari sekumpulan anak gadis ternyata memang tak semudah yang kupikir. Untuk mengurai benang saja, mereka minta bantuan berkali-kali. Kapan selesainya nih sesi bikin gelang ini, jika 10 menit pertama saja sudah dihabiskan hanya untuk mengurusi benang kusut?
Untuk menjalin gelang ini, aku sebetulnya hanya perlu waktu sekitar 30 menit untuk menyelesaikan satu untainya. Tapi mengajari anak-anak ini, wow... kelihatannya aku perlu sesi private satu persatu. Semua anak minta dipandul Pusinglah aku berjalan ke sana ke mari. Di akhir sesi, hanya 4-5 anak yang cukup sukses menjalin gelang ini hingga belasan simpul, tapi mereka tetap harus melanjutkan di luar sesi karena waktu yang terbatas. Mereka harus segera shalat dzuhur dan melanjutkan belajar di kelas lagi. Sementar itu, satu gelang ungu kuberikan pada Ms. Firda, sebagai tanda pertemanan dengan guru English di Secondary itu.
Aku jadi ingin gelang lain, sebuah gelang persahabatan, gelang impian. Apakah Hayano Handmade bisa mewujudkan keinginan itu? Ketika Hayano Handmade menggandeng .lell. untuk menggelar event giveaway, ahh... aku jadi ingin salah satunya, Gelang dengan liontin menara Eiffel akan jadi afirmasi positif untuk mentargetkan mengunjunginya suatu saat kelak. Sedangkan gelang dengan gantungan lambang damai itu akan selalu jadi pengingat untuk jadi agen perdamaian. Yang mana aja deh, aku siap menerima salah satunya ;)

Selasa, 05 November 2013

Siapkan Tanggalan Untuk Tahun Depan

Alhamdulillah, sudah bulan November aja nih. Tinggal menghitung hari ke tahun baru Masehi. Waktu betul-betul melesat cepat. Sementara itu, aku rasanya belum banyak 'menorehkan sejarah' di tahun 2013 ini, sedangkan sebentar lagi tahun sudah berganti. 
Psst, masih ada waktu untuk menggores tinta emas di tahun ini. Berpikir optimis saja yuk, bahwa masih tersisa lebih dari sebulan di tahun ini untuk selalu melakukan yang terbaik untuk mendapatkan hasil yang terbaik juga. Tandai hari-hari pada tanggalan untuk memastikan tanggal-tanggal istimewa tak terlewat. fyi, di bulan November dan Desember nanti, ada lebih dari 6 orang teman dan kerabat yang berulang tahun (termasuk aku. ;)). Sedangkan di bulan Januari yang sudah menanti, berentet juga jadwal event ilang tahun dari kawan dan murid-muridku. Jadi merasa perlu segera punya kalender tahun depan.
Hmm... berharap GoodThinks mau ngasih satu kalender buatku, mumpung lagi ngadain event GiveAway kan ya...? Menarik banget nih hadiahnya. Kalender kain ala Jepang. Biarpun nggak bisa ditulisin, tapi buat reminder tanggal-tanggal penting, tetap bisa dong... Well, kalaupun meleset nggak dapat kalender unyu ini, masih boleh dong ngarep dapat hadiah lain berupa 1 majalah craft edisi summer 2018 yang dilengkapi dengan KIT DIYnya. Waah... ini juga hadiah seru. Aku sih dapat yang mana aja, akan kuterima dengan senang hati. Mariii...!

Sabtu, 13 Oktober 2012

Searching, Googling, Teaching

Tahun pelajaran 2012-2013 ini aku kembali ke bidang keahlian dasarku, Seni. Aku diberi tanggung jawab untuk mengajar materi Art & Culture untuk seluruh kelas di level Primary. Back to basic kalau begini caranya. Sungguh aku senang, karena akan bisa fokus di bidang yang kusukai dan kukuasai. Walaupun kadang-kadang ada saja guru-guru mata pelajaran lain yang memanfaatkan media seni untuk mengajar dan mengajak anak belajar. Dunia seni memang universal, bisa dimanfaatkan sepenuhnya oleh siapa saja.
Sekarang kembali lagi kepada aku sebagai guru. Aku tak bisa menggantungkan diri sepenuhnya pada keberadaan buku panduan standar, maka harus rajin-rajin mencari referensi. Untuk resource gambar, dunia maya menyediakan rentang yang sangat luas. Tak hanya aku yang bisa memanfaatkannya. Guru lain dengan korelasi tertentu untuk mata pelajaran mereka pun sangat bisa mendapatkan sumbernya dari aktivitas searching dan googling
Untuk aktivitas berkarya dan berkriya pun, dunia maya merupakan sumber yang nyaris tak ada habisnya. Bisa seharian aku mengubek-ubek cyber area itu dan selalu menemukan hal-hal baru yang bisa kumanfaatkan atau jadi inspirasi untuk kubawa ke ruang kelas. Tak jarang, aku perlu juga langkah-langkah pembuatan suatu karya tertentu. Kalau yang ini, memang masih agak sulit menemukannya. Jadi harus rajin-rajin mengulik dan mencari kata kunci yang pas untuk menemukan sumber yang tepat.
Nah, dari aktivitas googling itu, ternyata aku menemukan beberapa blog crafter Indonesia yang luar biasa kreatif. Aku yang memang suka dengan benda-benda kriya yang orisinil, handmade product yang dibuat dengan cinta, menemukan sumber ide yang menarik, bisa diadaptasi ke dalam proyek seni murid-muridku. Selain itu, di satu-dua kesempatan, ada juga kesempatan untuk mendapatkan hadiah gratisan alias giveaway. Senangnya... mendapat inspirasi dan ide kreatif saja sudah menyenangkan. Jika bisa mendapatkan salah satu hadiah giveaway-nya sekalian, wah... kesenangan berlipat ganda tuh. Yang mau ikut serta 'bersaing' untuk mendapatkan hadiahnya, silakan klik link berikut ini. Lengkapi syarat dan ketentuannya, lalu tunggu hasilnya. Sementara itu, aku sih kembali ke kelas saja. Mengajar lagi. Mariii...!

Origami Balon

Tampak simpel. Aktivitas ekskul kita di hari yang lalu. Pertemuan pertama di tahun ajaran baru setelah libur 2 bulanan. Mengulang aktivitas ...