Tampilkan postingan dengan label AIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AIS. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Juli 2011

Program Internship Intensif Bersama MAIS - Envisioning

Menjalani kegiatan internship yang padat dan cukup melelahkan membuatku tak sempat jalan ke mana-mana selama di Singapura. Selepas kegiatan di MAIS, pulang ke penginapan, makan malam, lalu istirahat deh di kamar, sementara beberapa teman lain masih menyempatkan diri untuk jalan untuk belanja oleh-oleh atau sekedar berfoto-ria di sana-sini. Tapi ada beberapa hari di antaranya HARUS dimanfaatkan untuk diskusi membahas envisioning.
Bayangan masa depan. Membayangkan sesuatu yang saat ini belum terjadi atau belum ada. Pikiran kita dipaksa untuk maju 10 tahun ke depan. Mau jadi apa kita di masa 10 tahun mendatang? Sekolah kita mau jadi apa, pencapaian kita sudah seperti apa...? Seru juga membahas mimpi-mimpi masa depan yang dicoba diwujudkan oleh kita bersama, oleh kepala-kepala dengan pemikiran ideal yang membayangkan berbagai kemajuan sekolah kita. Semangat...!
Tim Math & Science membayangkan bahwa di masa itu, Al Irsyad sudah punya sebuah program acara TV sendiri. Isinya tentu saja mengabarkan banyak pencapaian Al Irsyad Satya selama 10 tahun ke depan (ceritanya program TV itu tayang di tahun 2021). Menarik melihat bagaimana tim guru-guru M & S melaporkan berbagai pencapaian itu dengan cara yang menarik.
Tim English & Indonesian Studies  menyampaikan pencapaian itu dengan gaya presentasi yang cantik. Dengan duo presenter yang menyampaikan berbagai informasi dengan lancar, presentasi mereka didukung dengan eksekusi akhir yang prima. Bayangan tim Al Irsyad Satya 10-14 tahun mendatang terlihat nyata.
Giliran tim PDIS yang tampil ke panggung (nggak ada fotonya, karena aku dan tim-ku ada di panggung), aku dan Irwan berlaku sebagai duo MC di acara reuni Al Irsyad Satya tanggal 21-02-2021. Banyak improvisasi dan perubahan rencana tak terduga, tapi alhamdulillah, lewat juga. :) Kemunculan murid-murid kami dengan pencapaian mereka masing-masing, juga 'penampakan' salah seorang guru yang menggunakan teleport device, mengundang derai tawa dari yang hadir. Bukan bermaksud untuk lucu-lucuan sih, tapi kalau penyampaian mimpi-mimpi kita itu bisa dibuat fun, mengapa tidak? Kita sih asyik-asyik aja.
Envisioning, rasanya seru juga. Kita lihat ya, 10 tahun ke depan, apa yang bisa kita wujudkan. Dengan izin Allah.

Rabu, 29 September 2010

Keputrian

Jumat siang, rutin kami selenggarakan acara keputrian di sekolah. Khusus untuk anak-anak putri, tentunya. Sebetulnya hanya untuk anak-anak kelas 6 dan Secondary, tapi rupanya batas kedewasaan anak-anak-putri sekarang ini, semakin lama semakin muda saja. Tiga orang anak kelas 5 bergabung di acara keputrian karena mereka baru saja akil baligh. Mari kita sambut mereka.
Begitu banyak pertanyaan yang mereka ajukan berkenaan dengan permasalahan haid ini, yang sayangnya, belum sempat mereka bicarakan dengan ibunda mereka. Ada sedikit kesedihan di hatiku, menyayangkan renggangnya hubungan ibu-anak yang terjadi belakangan ini. Di sisi lain, tentu saja kami tak keberatan melayani segala pertanyaan putri-putri kami yang beranjak dewasa ini. Mari, banyak tanya-tanya supaya banyak tahu. Hmm... dengan begitu, kami (guru-guru putri) pun harus banyak-banyak belajar lagi. Semuanya jadi tambah pintar kan? ;)

Selasa, 15 Juni 2010

Kelulusan Siswa-Siswi Kami

Bulan ini, kami meluluskan siswa-siswi sekolah kami di tiga level sekaligus, mulai dari pre-school hingga Secondary. Seperti biasa, prosesi kelulusan diramaikan dengan berbagai tampilan unjuk kebolehan murid-murid. Sebelumnya sudah ada sedikit 'bisikan' dari perwakilan orang tua murid yang menginginkan semua murid dilibatkan dalam tampilan itu (apakah mereka tahu, seberapa sulit 'tugas' itu?) Tapi OK-lah, kami coba fasilitasi ya.
Semua anggota kelas berkesempatan tampil di panggung. Anak-anak kelas 1 membacakan ikrar siswa, sedangkan anak-anak kelas 2 menggetarkan panggung (dalam artian yang sebenarnya) dengan derap kaki mereka menyanyikan lagu tiga bahasa: Hariku, My Day, Yaumi. Gubahanku. Ehm ;)
Anak-anak kelas 3 menabuh rebana sambil bershalawat, sedangkan anak-anak kelas 4 dan 5 berbagi peran. Semua anak perempuan dan sebagian anak laki-lakinya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sedangkan sebagian lainnya bergabung dengan kakak-kakak kelas di Secondary untuk bermain perkusi. Seru. Anak-anak putri Secondary kembali unjuk kebolehan menari saman dengan gerak tambahan. Ini pun tak kalah seru, tentunya.
Ke mana anak-anak kelas 6 dan 9? Mereka tentunya dipajang di deretan muka, sebagai wisudawan yang siap dilepas ke level berikutnya. Terharu-biru pada saat prosesi sungkeman kepada orang tua mereka, bangga dan bahagia ketika mendapat sertifikat kelulusan (sementara STTB belum mereka dapat), dengan segala bayangan di depan mata mereka... Masa depan masih teramat luas membentang di depan kalian, anak-anakku.
Dari 15 orang lulusan sekolah kami (Primary & Secondary), hampir semuanya berencana melanjutkan ke level berikutnya di Al Irsyad juga, sementara sekitar 3 orang di antaranya berencana melanjutkan sekolah ke institusi lain di wilayah Bandung. Seorang anak lainnya ternyata lolos seleksi ke salah satu sekolah berasrama di Malaysia. Selamat berjuang semuanya. Di mana pun kalian menuntut ilmu, semoga kalian upayakan yang terbaik, untuk kalian sendiri, untuk orang tua kalian, untuk bangsa dan agama kalian. Insya Allah. Amiin.

Origami Balon

Tampak simpel. Aktivitas ekskul kita di hari yang lalu. Pertemuan pertama di tahun ajaran baru setelah libur 2 bulanan. Mengulang aktivitas ...