Tampilkan postingan dengan label Jepang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jepang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Maret 2011

Solidaritas Dunia Untuk Jepang

Seorang muridku menulis status facebooknya seperti ini: How can I help the tsunami victims? seriously! Gimana ya?
Salah satu orang tua musrid lainnya yang tergabung di komunitas origami Indonesia sigap menanggapi. Sanggar Origami Indonesia menggalang gerakan membuat 110311 origami burung bangau untuk korban gempa dan tsunami Jepang. Ayo ikut partisipasi!!!
Hari Senin, kebetulan ada jam pelajaran Art & Culture di kelas P2 Iman. Kami langsung membuat karya origami burung bangau ini. Mengajari anak-anak kelas 2 melipat burung bangau ini cukup makan waktu juga. Bolak-balik mereka bertanya bagaimana selanjutnya, bahkan minta dibantu untuk melanjutkan proses lipatan selanjutnya. Akhirnya, hanya 15 buah burung bangau yang dihasilkan dalam sesi pelajaran Art & Culture hari itu.
Hari Rabu, giliran kelasku, P2 Ihsan mendapat jadwal pelajaran Art & Culture. Anak-anak di kelasku rupanya lebih cepat menangkap petunjuk untuk membuat origami burung bangau ini. Ya... memang masih ada saja anak-anak yang bolak-balik minta diajari dan dibantu. Tapi secara umum, mereka sangat bersemangat untuk berpartisipasi dalam gerakan origami bangau  ini. Mereka bahkan minta kertas lagi untuk membuat origami, lagi... dan lagi. Total, anak-anak kelasku membuat 37 origami bangau. Dijumlah lagi dengan karya semua anak lain di sekolah kami, angka ini hampir mencapai angka 200 eh, ternyata nyampe angka 375! Ini bentuk simpati kami untuk korban gempa dan tsunami. Simpati dan sumbangan dalam bentuk lainnya, kami berikan secara individu saja ya. 
Negara Jepang yang sedang berduka saat ini, setelah diguncang gempa besar berkekuatan hampir 9SR, disambung dengan terjangan tsunami dahsyat, berlanjut dengan ancaman bocornya reaktor nuklir di Fukushima yang berpotensi penyebaran radiasi. Sungguh memprihatinkan. Tapi warga Jepang tetap siaga dan tak putus asa. Doa kami, semoga Teman-teman dan saudara kami di Jepang selalu dalam lindungan Tuhan, dan Jepang segera pulih dari tiga bencana yang terjadi dalam waktu bersamaan ini. Nihon ganbare!!!

Sabtu, 12 Maret 2011

Gempa dan Tsunami Dahsyat di Jepang

Jumat sore, kudengar kabar adanya gempa hebat berkekuatan 8,9SR menghantam Jepang. Dengan tsunami lebih tinggi yang diperkirakan berketinggian sekitar 10 meter, bagian utara Jepang luluh lantak. Sendai jadi tempat yang paling parah dihantam bencana itu. Aku langsung mencari-cari kabar tentang beberapa teman yang ada di sana. 
Alhamdulillah, beberapa teman yang kukontak melalui dinding situs jejaring sosial ternyata menyambut dan menanggapi pertanyaan yang kuketikkan di dinding facebook mereka. Rata-rata mengabari bahwa kondisi mereka baik-baik saja. Berhasil mengungsi walaupun aliran listrik sempat mati. Begitu juga dengan satu-dua orang teman maya yang kujumpai di blog mereka. Tanya, seorang blogger teman mayaku bahkan masih juga menulis secara reguler (untungnya listrik dan koneksi internet tidak terputus di tempatnya), dan puluhan komentar masuk di blognya, menyuarakan dukungan dan doa.
pic: courtesy of dw-world---Republika.co.id
Hari Sabtu, hampir seharian aku memantau berita dari televisi dan internet, mencari tahu perkembangan terbaru dari Jepang. Berita yang dilansir suratkabar Republika online menyebutkan bahwa korban jiwa sudah mencapai angka 1000 orang, dan kelihatannya masih akan terus bertambah, mengingat masih banyak korban yang berada di reruntuhan dan puing bangunan yang terkena dampak gempa dan tsunami.
Satu kabar lain yang membuat prihatin dan khawatir, adalah ancaman meledaknya reaktor nuklir di wilayah Fukushima. Salah satu reaktor pendinginnya rusak akibat gempa. Penduduk di radius 10 km dari lokasi sudah dihimbau untuk mengevakuasi diri ke tempat yang lebih jauh untuk menghindari ancaman radiasi nuklir. Berita yang kudapat dari berbagai media -salah satunya detiknews- menyatakan bahwa reaktor nuklir itu telah meledak. Berita terkait itu bisa kudapat dengan mengakses internet. Membuat khawatir, tentunya.
Yang jelas, doaku dan doa kami semua, semoga Jepang segera pulih dari derita bencana besar ini. Semoga teman-teman dan keluarga di sana baik-baik saja, dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga dalam kondisi terbaik. Amiin.

Origami Balon

Tampak simpel. Aktivitas ekskul kita di hari yang lalu. Pertemuan pertama di tahun ajaran baru setelah libur 2 bulanan. Mengulang aktivitas ...