Sambut Ramadhan

Posted on 14.44

Senin, 1 Agustus 2011, bertepatan dengan 1 Ramadhan 1432 Hijriah. Libur hari pertama Ramadhan untuk lingkup sekolah. Karena jadi libur nasional, maka guru-guru juga, bisa ikut libur tentunya. ;) Marhaban yaa Ramadhan...!
Jadwal pelajaran mengalami penyesuaian. Waktu makan siang dipangkas, dan anak-anak bisa pulang lebih cepat. Yuk... belajar shaum yuk...! Sudah kusampaikan kepada murid-muridku di kelas 1 dan 2 untuk belajar berpuasa. Setidaknya selama di sekolah, nggak makan ya...! Kalau selepas itu, di mobil jemputan atau di rumah, mau makan, hm... itu sudah jadi tanggung jawab mama dan papa ya. Tapi sebetulnya, bayangkan beberapa tahun ke depan, ketika anak-anak itu bisa dengan bangga bercerita bahwa mereka sudah bisa menamatkan puasa sejak mereka kelas 1. Akan jadi cahaya mata dan penyejuk hati untuk mama dan papa di surga kelak.
Jadi, mari masuki Ramadhan dengan kebersihan hati dan niat yang tulus untuk melaksanakan ibadah di bulan suci itu dengan upaya terbaik kita. Semoga kita semua lulus menjadi manusia yang lebih bertaqwa di Syawal nanti. Amiin.

Program Internship Intensif Bersama MAIS - Envisioning

Posted on 21.17

Menjalani kegiatan internship yang padat dan cukup melelahkan membuatku tak sempat jalan ke mana-mana selama di Singapura. Selepas kegiatan di MAIS, pulang ke penginapan, makan malam, lalu istirahat deh di kamar, sementara beberapa teman lain masih menyempatkan diri untuk jalan untuk belanja oleh-oleh atau sekedar berfoto-ria di sana-sini. Tapi ada beberapa hari di antaranya HARUS dimanfaatkan untuk diskusi membahas envisioning.
Bayangan masa depan. Membayangkan sesuatu yang saat ini belum terjadi atau belum ada. Pikiran kita dipaksa untuk maju 10 tahun ke depan. Mau jadi apa kita di masa 10 tahun mendatang? Sekolah kita mau jadi apa, pencapaian kita sudah seperti apa...? Seru juga membahas mimpi-mimpi masa depan yang dicoba diwujudkan oleh kita bersama, oleh kepala-kepala dengan pemikiran ideal yang membayangkan berbagai kemajuan sekolah kita. Semangat...!
Tim Math & Science membayangkan bahwa di masa itu, Al Irsyad sudah punya sebuah program acara TV sendiri. Isinya tentu saja mengabarkan banyak pencapaian Al Irsyad Satya selama 10 tahun ke depan (ceritanya program TV itu tayang di tahun 2021). Menarik melihat bagaimana tim guru-guru M & S melaporkan berbagai pencapaian itu dengan cara yang menarik.
Tim English & Indonesian Studies  menyampaikan pencapaian itu dengan gaya presentasi yang cantik. Dengan duo presenter yang menyampaikan berbagai informasi dengan lancar, presentasi mereka didukung dengan eksekusi akhir yang prima. Bayangan tim Al Irsyad Satya 10-14 tahun mendatang terlihat nyata.
Giliran tim PDIS yang tampil ke panggung (nggak ada fotonya, karena aku dan tim-ku ada di panggung), aku dan Irwan berlaku sebagai duo MC di acara reuni Al Irsyad Satya tanggal 21-02-2021. Banyak improvisasi dan perubahan rencana tak terduga, tapi alhamdulillah, lewat juga. :) Kemunculan murid-murid kami dengan pencapaian mereka masing-masing, juga 'penampakan' salah seorang guru yang menggunakan teleport device, mengundang derai tawa dari yang hadir. Bukan bermaksud untuk lucu-lucuan sih, tapi kalau penyampaian mimpi-mimpi kita itu bisa dibuat fun, mengapa tidak? Kita sih asyik-asyik aja.
Envisioning, rasanya seru juga. Kita lihat ya, 10 tahun ke depan, apa yang bisa kita wujudkan. Dengan izin Allah.

Program Internship Intensif Bersama MAIS - Kegiatan Studi Banding

Posted on 13.27

Jadwal training di MAIS cukup padat. Kami dipasangkan dengan buddy kami masing-masing. Kami ikut beberapa pertemuan departemen maupun contact time mereka. Kami pun diberi kesempatan untuk melakukan class immersion, berkunjung ke beberapa kelas tertentu, tempat buddy kami mengajar. Menarik melihat metoda mereka mengajar. Beberapa metoda tidak jauh beda, sebetulnya. Kami tinggal improve saja. Tapi yang asyik, tentunya karena setiap kelas sudah diperlengkapi dengan proyektor dan layar. Guru-guru merancang materi pembelajaran di komputer mereka, sambungkan dengan kabel, dan proyeksikan ke layar. Wah... aku mesti belajar lagi nih, untuk membuat materi pendukung pembelajaran, dan membuatnya dengan cepat!!!
Selain class immersion di MAIS, kami pun punya dua kali kesempatan untuk melawat ke sekolah lain dalam rangka studi banding. Menarik! Tentunya bisa belajar banyak dari mereka. Mengambil yang baiknya, dan... mengambil yang baiknya, untuk diaplikasikan di sekolah kita. Bisa? Mesti bisa!
Hari Rabu, 1 Juni 2011, kami berkunjung ke Anderson Primary School, salah satu sekolah terkemuka di Singapura. Umurnya baru dua belas tahun, tapi perkembangannya luar biasa. Tidak hanya fasilitas, tapi juga sistem yang rapi dan terstruktur serta dijalankan secara konsisten oleh seluruh civitas academica-nya. 
Berjalan sepanjang koridor, terdapat beberapa unit komputer yang bisa digunakan oleh siswa untuk mengakses berbagai informasi. Itu adalah koridor cyber -selain ada juga ruang komputer khusus, plus computer lab tentunya. Ada pula museum mini sepanjang koridor lainnya, dengan lemari-lemari kaca kecil yang memajang berbagai benda seni maupun apa yang menjadi ciri khas dari berbagai negara. Di sepanjang dinding terdapat gambar yang 'bercerita'. Dan di ujung koridor itu, ada beberapa buah headset yang bisa kita gunakan untuk mendengar komentar beberapa anak tentang sekolah itu. Wah... menarik sekali, walaupun belum interaktif dua arah.
pic: courtesy of schoolbag.sg
Seni mendapat porsi yang cukup besar di Anderson Primary. Berbagai benda seni dipamerkan di sana -termasuk angklung dari Indonesia. Bahkan alat musik tradisional China, guzheng, mempunyai klub tersendiri yang cukup banyak peminatnya. Selain seni musik, seni rupa pun mendapat tempat cukup besar. Pada saat teman-teman lain menunggu sesi penjelasan dari pihak Anderson Primary, aku dan pak Irwan, sesama guru seni, dibawa berkeliling melihat fasilitas ruang seni di sana. Wuaaah... bikin iri saja. Mereka punya dua ruang yang cukup besar untuk beraktivitas seni, dua ruang pamer kecil, dua ruang supply storage, selain tambahan fasilitas lain berupa panggung kecil untuk presentasi karya anak-anak dan saling meng-apresiasi, beberapa meja putar untuk membuat keramik, plus satu tungku untuk membakar keramik!!! Asyik banget...! Di kesempatan libur sekolah, guru-guru punya program khusus untuk beraktivitas seni, mengasah kelembutan jiwa, untuk bersiap lagi menghadapi sesi mengajar di term/semester berikutnya. Serrruuu...! (Tapi ini dari sudut pandang seorang guru kesenian ya. Subjektif sekali. ;))
gambar karya seni siswa Fu Chun secondary
Satu kunjungan lagi dijadwalkan di hari berikutnya. Kali ini mengunjungi sekolah lanjutan Fu Chun. Sekolah ini memfasilitasi beragam kebutuhan anak dengan ketersediaan program-program dan unit khususnya. Dengan pertimbangan bahwa semua anak adalah unik dan memiliki bakat serta minatnya masing-masing, unit kegiatan siswanya sangat beragam, mulai dari Sport hingga tari tradisional. Selain itu, siswa yang berminat pun difasilitasi untuk memilih mata ujian sesuai minatnya. Salah satunya adalah untuk subjek Seni. Karya para peserta ujian Seni yang rata-rata berstandar baik (sekali), dipajang di dinding sekolah. Eksklusif. Yang melihat, senang... yang membuat, pasti bangga. (Lagi-lagi, dari pandangan seorang guru seni.)

Program Internship Intensif Bersama MAIS - Di MAIS, Singapura

Posted on 20.26

Selama sepekan, kami dijadwalkan untuk mengikuti semua rangkaian kegiatan yang sudah dirancang dalam program internship intensif untuk kami selama di MAIS (Madrasah Al Irsyad Al Islamiah, Singapore).
Dimulai di pagi hari Senin, ketika kami mengikuti khidmatnya hari pertama sekolah di semester baru (ya... jadwalnya sedikit berbeda dengan kami di Indonesia). Semua siswa mengikuti assembly pagi dengan tertib, dalam pengawasan seluruh guru yang ikut menjaga di sekitar mereka. Hari Senin seluruh sekolah membaca al maktsurat sebelum assembly pagi. Selasa adalah aktivitas departemen bahasa, sementara Rabu giliran departemen ALIS (Arabic Language & Islamic Studies). Kamis giliran departemen Math & Science, dan Jumat membaca Yasin bersama.
Pada saat assembly, dibacakan asma ul husna oleh segenap civitas academica Al Irsyad, dengan lagam yang rapi teratur, tak terlalu lambat namun juga tidak tergesa. Rasanya panggilan kami semua ketika menyebutkan nama-nama Allah SWT, naik ke langit, menggetarkan dada. Sungguh luar biasa.
Beberapa sesi training tentu saja dilakukan di dalam kelas, dengan sajian materi dari bapak Noor Isham Sanif, Vice Principal Irsyad.sg. Tampilan slide-nya bagus-bagus, selain tentu saja kontennya juga memberi inspirasi. Mau dong dapat softcopy-nya, supaya bisa dibuka ulang jika sewaktu-waktu motivasi sedang lemah. 
Dan di akhir keseluruhan kegiatan, selalu ada sesi foro bersama. Untuk mengenang masa-masa belajar penuh makna di Madrasah Al Irsyad Al Islamiah Singapura.

Program Internship Intensif Bersama MAIS-Keberangkatan

Posted on 22.00

Usai pembagian raport tempo hari, kami langsung dijadwalkan untuk berangkat ke Singapura untuk program internship intensif di Madrasah Al Irsyad Al Islamiah Singapura. Seluruh guru dan staf dijadwalkan untuk berangkat, walau akhirnya ada beberapa orang yang terpaksa tinggal di Bandung. Dua orang di antaranya karena hamil. Yang satu lagi? Kabarnya karena istrinya hamil :D Satu orang lainnya karena dia adalah karyawan yang masih sangat baru bergabung dengan Al Irsyad Satya. 
Berangkat hari minggu pagi jelang siang, pesawat Air Asia siap menerbangkan kami dari bandara Husen Sastranegara Bandung, langsung menuju Changi Singapura. Perjalanan 1 jam 50 menit terasa singkat ketika kita bisa menikmati perjalanan dan pemandangan yang tersedia di depan mata. Mulai dari hamparan perumahan penduduk yang padat di Bandung, dilanjut dengan tebaran awan dengan bentuk yang cantik-cantik di langit yang tak berbatas cakrawala, hingga perkebunan sawit yang teramat rapi dan akhirnya mendarat di bandara Changi
Hawa panas menyeruak, dan kelelahan mulai terasa ketika dua orang dari kami sempat tertahan di bandara. Pemeriksaan acak yang 'kebetulan' dialami oleh dua orang angota departemen PDIS, membuat mereka tertahan di dalam bandara. Tapi tak lama kemudian kami langsung dibawa ke penginapan, NACLI (National Community Leadership Institute), di area bagian barat dari Singapura. 
Setelah menyimpan tas dan ransel kami di kamar, memindahkan isi koper dan merapikannya di lemari yang tersedia, dilanjut dengan menyegarkan diri, kami pun siap-siap makan malam. Terpana ketika menu makan malam adalah sandwich isi tuna-mayo, kue lapis, pastel isi kentang bumbu kari (enak sih... menurutku), bolu gulung, dan teh panas atau kopi dengan creamer banyak-banyak. Ennak! Alhamdulillah. Tapi memang menu yang aneh untuk kita yang tidak terbiasa. :p

Pin Kenangan Untuk Anggota P2 Ihsan

Posted on 17.45

Lama tak menulis posting-an untuk blog. Kangen... Kemarin-kemarin sibuk dengan persiapan rapor anak-anak plus persiapan keberangkatan ke Singapura untuk program Internship intensif bersama Madrasah Al Irsyad Singapura. Selain ada juga berbagai urusan lainnya yang nggak bisa nunggu juga, mesti segera diselesaikan.
Alhamdulillah, seluruh murid di kelasku naik kelas. Pencapaian mereka naik-turun, tapi selalu ada masanya mereka bekerja keras, belajar giat, atau bermain gila-gilaan :( Untuk itu, kuhadiahkan pin kelas untuk mereka. Dengan foto kita semua di dalamnya, dan personalisasi nama kita masing-masing. Jadi nggak bakalan tertukar! Lihat wajah dan ekspresi mereka. Lucu-lucu ya...? Aku akan segera merindukan mereka. Ayo, belajar lebih giat lagi di kelas 3 nanti ya. Semangat...!