Angin Kencang

Posted on 13.48

Beberapa hari ini angin kencang berhembus di seputar Bandung dan Jabar. Mungkin ini salah satu akibat dari perubahan iklim yang memang terasa, terjadi di atmosfir bumi kita ini. Cuaca berubah, cenderung lebih ekstrim. Dan beberapa hari belakangan ini, angin terasa kencang sekali berhembus.
Anak-anak kelas 1 yang relatif berbadan kecil senang sekali bermain-main dengan angin ini. Mereka sengaja menentang angin, membiarkan dirinya diterpa angin kencang yang menyenangkan (hmm??). Tapi orang tua mereka tentu saja melakukan tindakan antisipatif. Di hari ke-3 musim angin ini, banyak orang tua murid yang membekali putra-putri mereka dengan jaket atau sweater. 
Dan begini inilah pemandangan yang nampak di kelasku, pagi tanggai 26 Januari kemarin. Tiga anak yang duduk di barisan tengah, seperti janjian, berjaket/sweater merah ke sekolah. Luccuuuu!!! Sementara beberapa teman sekelas mereka juga mengenakan jaket warna-warni, walaupun masih ada saja anak-anak yang asyik-asyik saja tak berjaket. 

'Jackpot' di Hari Pertama Sekolah :p

Posted on 16.55

Hari pertama sekolah di semester 2 ini. Hanya dua anak yang tidak masuk sekolah. Semangat anak-anak maupun guru-guru masih tinggi setelah di-charge saat liburan, walaupun ada juga anak-anak yang tidak berlibur ke mana-mana, hanya di rumah saja. Tapi hari pertama sekolah tentunya membawa excitement tersendiri. 
Separuh hari sudah terlewati ketika seorang anak datang kepadaku, minta izin ke toilet. Tentu saja dia kuizinkan untuk segera pergi ke toilet, mumpung guru yang mestinya mengajar belum datang. Tak berapa lama, dia kembali ke kelas, melapor.
"Miss... sebetulnya tadi mau pup, tapi m**cret." Wew...! Dapat jackpot di hari pertama nih. Mana anak itu nggak ada persiapan baju ganti, pula. Untungnya ada satu anak lain yang bawa. Umm... boleh pinjam? Untungnya boleh. Iiih, baik banget ya?
Kubawalah sepaket baju ganti itu ke toilet anak laki-laki. Iya, benar, sodara-sodara, Anda tidak salah baca. Aku, yang notabene perempuan asli, mesti ikut masuk deh ke toilet anak laki-laki untuk ngurusi satu anak yang kecepirit itu. Dia bisa sih membersihkan diri sendiri, tapi tahapan-tahapannya masih mesti dipandu. Maklum deh, namanya juga masih anak kelas 1. 
Dua-tiga kali, anak laki-laki lain terkaget-kaget ketika mendapati aku ada di dalam toilet mereka. Maaf sodara-sodara... ini hanya untuk keperluan bisnis semata. No intention to do harassment
Galau juga sih, hari pertama sudah dapat jackpot begini. Hehe... ini istilah kami, aku dan partnerku untuk kejadian serupa ini. Anak kecepirit di kelas, itu nyaris jadi kejadian biasa di kelasku maupun kelas sebelah. Semester lalu, dihitung-hitung ada sekitar 6 'kasus' yang terjadi di kelasku, dengan anak yang berbeda-beda. Aku dan partnerku bahkan saling berhitung, menentukan 'undian' siapa giliran berikutnya yang akan menangani anak. 
Dan mengawali semester dua, semoga cukup kali ini saja ya. Besok-lusa, silakan siapkan baju ganti, anak-anak. Simpan di locker kelas saja ya. Mudah-mudahan tak perlu digunakan, biarkan tersimpan rapi di dalam locker untuk nanti dibawa pulang lagi di akhir semester.