Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Desember 2012

Laguku-Doa Untuk Ayah dan Ibu

Beberapa waktu lalu aku mengikutkan satu lagu karyaku dalam Festival Lagu Anak Nusantara 2012. Rasanya sih (menurut aku sebagai pengarang lagunya), lagu itu bagus. Haha, subjektif sekali kan ya? :p Aku minta seorang teman di sekolah yang jagoan main gitar untuk mengiringi aku menyanyi, merekam kembali lagu itu untuk dikirimkan kepada panitia lomba. Berharap menang? Tentu saja. Apalagi dengan godaan hadiah yang berjuta-juta, wah... aku sudah berharap cukup banyak. Kalau menang, lumayan buat nambah-nambah biaya reparasi mobil katana-ku yang akhir-akhir ini bolak-balik masuk bengkel :-(
Tapi ternyata, bahkan lagu karyaku itu tidak masuk jajaran finalis sama sekali. Kecewa, pastilah terasa. Tapi tak perlu dirasa berlama-lama kan? Lagu itu sempat juga kuajarkan kepada murid-muridku. Anak-anak kelas 3 atau 4 di tahun ini, mungkin masih hapal lagu itu. Lagunya yang manna siiiih? Ayo deh, aku buatkan file audio-video dalam bentuk movie maker
Utak-atik movie maker, ternyata nggak sebentar juga. Komputer yang kupakai sudah agak penuh nih muatannya (jadi agak-agak lemot, gitu :p), berakibat 'prosesi' bongkar-pasang rangkaian foto yang kujadikan sebagai ilustrasi pengiring lagu jadi makan waktu. Lammaa... Aku sengaja pakai foto-foto keluarga saja, supaya terabadikan dalam file. Awalnya mau comot gambar dari sana-sini, tapi khawatir di kemudian hari ada claim hak cipta atau bagaimana, nah... untuk amannya aku pakai foto-foto dari keluarga dekat saja. Mereka iklash & ridho, foto-fotonya kupakai di video ini :)

Jelang sore, file video movie maker itu akhirnya selesai. Ku-upload di youtube ya. Silakan buka link-nya, dengar dan apresiasi. Aku membuka diri untuk kritik dan saran. Tahun ini, anak-anak kelas 1 yang dapat giliran kuajari lagu ini. Ada yang sempat mempertanyakan, nyaris protes, "Miss, bukannya nggak boleh doa dinyanyi-nyanyiin?" tanya anak itu tempo hari. Hmm... gimana ya? Kayaknya, kalau yang begini masih boleh deh. Akhirnya mereka mau juga sih diajari lagu ini. Sesekali, mereka menyenandungkan lagu ini di kelas. Saat dinyanyikan sepenuh hati, siapa tahu jadi doa yang langsung didengar Allah. Mari kita aminkan.

Sabtu, 12 Maret 2011

Gempa dan Tsunami Dahsyat di Jepang

Jumat sore, kudengar kabar adanya gempa hebat berkekuatan 8,9SR menghantam Jepang. Dengan tsunami lebih tinggi yang diperkirakan berketinggian sekitar 10 meter, bagian utara Jepang luluh lantak. Sendai jadi tempat yang paling parah dihantam bencana itu. Aku langsung mencari-cari kabar tentang beberapa teman yang ada di sana. 
Alhamdulillah, beberapa teman yang kukontak melalui dinding situs jejaring sosial ternyata menyambut dan menanggapi pertanyaan yang kuketikkan di dinding facebook mereka. Rata-rata mengabari bahwa kondisi mereka baik-baik saja. Berhasil mengungsi walaupun aliran listrik sempat mati. Begitu juga dengan satu-dua orang teman maya yang kujumpai di blog mereka. Tanya, seorang blogger teman mayaku bahkan masih juga menulis secara reguler (untungnya listrik dan koneksi internet tidak terputus di tempatnya), dan puluhan komentar masuk di blognya, menyuarakan dukungan dan doa.
pic: courtesy of dw-world---Republika.co.id
Hari Sabtu, hampir seharian aku memantau berita dari televisi dan internet, mencari tahu perkembangan terbaru dari Jepang. Berita yang dilansir suratkabar Republika online menyebutkan bahwa korban jiwa sudah mencapai angka 1000 orang, dan kelihatannya masih akan terus bertambah, mengingat masih banyak korban yang berada di reruntuhan dan puing bangunan yang terkena dampak gempa dan tsunami.
Satu kabar lain yang membuat prihatin dan khawatir, adalah ancaman meledaknya reaktor nuklir di wilayah Fukushima. Salah satu reaktor pendinginnya rusak akibat gempa. Penduduk di radius 10 km dari lokasi sudah dihimbau untuk mengevakuasi diri ke tempat yang lebih jauh untuk menghindari ancaman radiasi nuklir. Berita yang kudapat dari berbagai media -salah satunya detiknews- menyatakan bahwa reaktor nuklir itu telah meledak. Berita terkait itu bisa kudapat dengan mengakses internet. Membuat khawatir, tentunya.
Yang jelas, doaku dan doa kami semua, semoga Jepang segera pulih dari derita bencana besar ini. Semoga teman-teman dan keluarga di sana baik-baik saja, dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga dalam kondisi terbaik. Amiin.

Origami Balon

Tampak simpel. Aktivitas ekskul kita di hari yang lalu. Pertemuan pertama di tahun ajaran baru setelah libur 2 bulanan. Mengulang aktivitas ...