Menulisi Ijazah

Posted on 14.18

Menulisi ijazah anak-anak dengan tulisan tangan bergaya kaligrafi ini sudah jadi tugas rutin buatku. Di sekolah sebelumnya, hampir tiap tahun aku mendapat tugas ini. Dan di sekolah baruku sekarang ini, lagi-lagi aku mendapat amanah menulisi ijazah anak-anak, baik lulusan SMP maupun lulusan SD. Kebetulan, tahun ini lulusan sekolah kami belum begitu banyak. Kami baru meluluskan 7 orang siswa SMP, sedangkan SD baru 8 orang. Tahun depan, jumlah lulusan membengkak nyaris dua kali lipatnya. Siap-siap kapalan deh nulisi ijazah mereka nanti ;)

Kelulusan Siswa-Siswi Kami

Posted on 17.07

Bulan ini, kami meluluskan siswa-siswi sekolah kami di tiga level sekaligus, mulai dari pre-school hingga Secondary. Seperti biasa, prosesi kelulusan diramaikan dengan berbagai tampilan unjuk kebolehan murid-murid. Sebelumnya sudah ada sedikit 'bisikan' dari perwakilan orang tua murid yang menginginkan semua murid dilibatkan dalam tampilan itu (apakah mereka tahu, seberapa sulit 'tugas' itu?) Tapi OK-lah, kami coba fasilitasi ya.
Semua anggota kelas berkesempatan tampil di panggung. Anak-anak kelas 1 membacakan ikrar siswa, sedangkan anak-anak kelas 2 menggetarkan panggung (dalam artian yang sebenarnya) dengan derap kaki mereka menyanyikan lagu tiga bahasa: Hariku, My Day, Yaumi. Gubahanku. Ehm ;)
Anak-anak kelas 3 menabuh rebana sambil bershalawat, sedangkan anak-anak kelas 4 dan 5 berbagi peran. Semua anak perempuan dan sebagian anak laki-lakinya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sedangkan sebagian lainnya bergabung dengan kakak-kakak kelas di Secondary untuk bermain perkusi. Seru. Anak-anak putri Secondary kembali unjuk kebolehan menari saman dengan gerak tambahan. Ini pun tak kalah seru, tentunya.
Ke mana anak-anak kelas 6 dan 9? Mereka tentunya dipajang di deretan muka, sebagai wisudawan yang siap dilepas ke level berikutnya. Terharu-biru pada saat prosesi sungkeman kepada orang tua mereka, bangga dan bahagia ketika mendapat sertifikat kelulusan (sementara STTB belum mereka dapat), dengan segala bayangan di depan mata mereka... Masa depan masih teramat luas membentang di depan kalian, anak-anakku.
Dari 15 orang lulusan sekolah kami (Primary & Secondary), hampir semuanya berencana melanjutkan ke level berikutnya di Al Irsyad juga, sementara sekitar 3 orang di antaranya berencana melanjutkan sekolah ke institusi lain di wilayah Bandung. Seorang anak lainnya ternyata lolos seleksi ke salah satu sekolah berasrama di Malaysia. Selamat berjuang semuanya. Di mana pun kalian menuntut ilmu, semoga kalian upayakan yang terbaik, untuk kalian sendiri, untuk orang tua kalian, untuk bangsa dan agama kalian. Insya Allah. Amiin.