Pengalaman Pertama Dengan Derek Jasa Marga

Posted on 15.39

Semoga jadi yang terakhir juga. Pagi tadi aku sedikit bertenang hati karena jalanan lancar. Pukul tujuh pagi aku sudah masuk tol. Pertanda baik nih. Kupikir begitu. Dalam perjalanan kurasakan sedikit keanehan dengan suara mesin mobilku. Hm... Sudah beberapa hari ini memang terasa kurang enak sih bawaannya. Aku belum cek ulang lagi Katana-ku. Ditunda-tunda terus. Memang salahku... :p 
Dan firasat (burukku) terbukti. Jelang km 129 di tol Padaleunyi arah Padalarang, mobilku rasanya kehilangan tenaga. Pelan-pelan kutepikan kendaraanku, dan mencoba menginjak pedal gas untuk menggerakkan mobilku. Gagal. Berkali-kali mencoba, gagal. Akhirnya menyerah. Telfon sana-sini, akhirnya 'ditemukan' oleh petugas jasa marga yang sedang berpatroli. Aku tak punya pilihan selain merelakan mobilku diderek hingga bengkel dekat gerbang tol Padalarang. Bayar extra-lah, karena bukan dibawa ke gerbang tol terdekat (Baros). 
Setelah menitipkan mobilku di bengkel, aku pergi ke sekolah, mampir ke ATM untuk mengambil sebagian uangku. Jam pertama, IQRO, murid-muridku kehilangan. Untungnya, beberapa anak di grup-ku shalih sekali. Alhamdulillah. Mereka berinisiatif untuk memimpin teman-temannya tetap membaca buku IQRO. Jam kedua, aman, karena aku sudah berjanji untuk menggabungkan dua kelas sekaligus untuk pelajaran bahasa Inggris bersama ms. Pury. Beliau sudah setuju. Sesi berikutnya, Science, alhamdulillah, aku ada di sekolah untuk mengajar. Magic, seru! (tapi itu episode blog posting yang lain ;)). 
Setelah semua urusan di sekolah selesai, sore ini aku siap-siap untuk menjemput mobilku di bengkel. Heu... 'jajan' lagi deh buat mobilku. Semoga membawa keselamatan. Hari ini, kemarin, atau nanti, pasti aku akan mesti mengeluarkan uang untuk servis kendaraan juga. Cuma kali ini ditambah dengan bea mobil derek, 350.000!!! (padahal di km 129 tadi pak petugas derek mengatakan 'hanya' 300 ribu saja. Tapi karena kuitansinya ada, jelas, yah... aku tak punya pilihan lain selain membayar. :( Jangan kejadian lagi ah. Jadi agak-agak paranoid nih melintas di km 129 :p

0 Response to "Pengalaman Pertama Dengan Derek Jasa Marga"