Ramadhan Penuh Makna

Posted on 16.54

Pada 1 September 2010, sekolah kami mulai memulai aktivitas Ramadhan. Sebenarnya, hal itu dilakukan di bulan Ramadhan secara keseluruhan, dengan waktu sekolah yang disesuaikan (dipangkas jadi sedikit lebih pendek), dll, tapi kita melakukan sesuatu yang berbeda dalam 3 hari ini.
Mengambil tempat di masjid yang baru selesai dibangun dan diresmikan, kami memulai kegiatan di pagi hari. Temu seorang Hafidz remaja. Hafidz adalah penghafal quran. Hafidz ini, yang kami diundang, berumur sekitar 15 tahun, dan dia sudah hafal 4 juz dari quran, sementara masih cukup sulit bagi kita (bagiku, khususnya :p) untuk menghafal surat-surat pendek di juz terakhir Quran alias juz amma, yang dianggap paling mudah.Setelah acara dengan Hafidz, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial. Siswa telah mengumpulkan sumbangan, yang dikoordinir oleh sekolah, dan akan dibagikan kepada masyarakat miskin yang tinggal di sekitar sekolah. Sekolah juga menggelar bazar yang menjual barang layak pakai dengan harga yang sangat rendah, mirip dengan garage sale-lah. Ya, sebagian besar adalah pakaian yang masih dalam kondisi sangat baik, ada pula sepatu, tas, hingga boneka. Ada juga beberapa barang gress, yang betul-betul baru, disumbangkan oleh beberapa orang tua siswa untuk dijual.
Siswa mengantri sesuai kelasnya untuk memberikan sumbangan satu per satu. Tapi ketika berkesempatan berfoto, tentu saja kesempatan bergaya tak terlewatkan ;)
Ketika selesai dilakukan, kami kembali ke kelas untuk beraktivitas sendiri di kelas masing-masing, yang dipimpin oleh guru kelas. Murid-muridku, anak-anak kelas 2 SD, bersenang-senang bermain berbagai jenis game dan menonton film hakikat hadits. Mereka suka (pastinya...), dan kegiatan itu terorganisir dengan baik di dalam kelas, tidak mengganggu kelas lain. ;) Sungguh hari yang menyenangkan. Semoga Allah membalas semua perbuatan baik kita dan merahmati kita dalam setiap langkah yang kita buat untuk semakin mendekati-Nya. Amiin.

0 Response to "Ramadhan Penuh Makna"